Ops Pekat Kieraha, Polda Maluku Utara Berhasil Amankan 1515 Minuman Keras Berbagai Merek

Bagikan Informasi

malut.polri.go.id, Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1441 H, Polda Maluku Utara melaksanakan Operasi dengan sandi Pekat Kieraha I 2020. Operasi pekat ini untuk menekan penyakit masyarakat seperti perjudian, miras ilegal, pasangan mesum, maupun peredaran gelap narkoba di Maluku Utara.

Hari kesepuluh Operasi Pekat Kieraha I 2020, Tim Operasi Pekat Polda Maluku Utara berhasil mengamankan 1515 minuman keras berbagai merek dari du tempat hiburan yang ada di Kota Ternate yakni Qbeat dan Royal. Sabtu 21/03/20.

Tim Operasi Pekat yang dipimpin oleh Wakaopsda AKBP Yuri Nurhidayat, melakukan razia di tempat-tempat hiburan malam dengan target dua tempat hiburan yakni Qbeat dan Royal, dalam razia minuman keras di tempat hiburan malam ini tim operasi pekat berhasil menemukan miras di Qbeat berbagai merek sebanyak 282 botol dengan rician. Bir Bintang = 110  botol, Bir hitam = 20  botol, Bir Bintang ukuran kecil = 72 botol, Heineken = 36  botol, Royal Bren House = 18 botol, Captain Morgen = 12 botol, Jacobe Greek = 7  botol dan Vodka = 8  botol.

Razia pun dilanjutkan ke tempat hiburan Royal kafe, dan berhasil menemukan minuman keras jenis Beer bintang Kaleng sebanyak 1232 Kaleng terdiri dari 1219 Kaleng Beer Bintang Putih dan 13 Kaleng Beer Hitam Guines.

Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan, saat dikomfirmasi membenarkan bahwa adanya razia yang dilakukan oleh Ops Pekat Kieraha I 2020 di dua Tempat Hibran malam dan berhasil mengamankan 1515 minuman keras berbagai merek.

“1515 minuman keras berbagai merek ini didapatkan oleh tim ops pekat di dua gudang yang berbeda milik tempat hiburan malam Royal Kafe dan Qbeat.” Kata Kabid Humas.

Kabid Humas  juga mengatakan kegiatan razia minuman keras tersebut sebagai bentuk, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Bulan Suci Ramdhan 1441 H, dan peredaran miras ini sangat meresahkan masyarakat karena mirsa merupakan pemicu dari segala permaslahan kamtibmas.

“Razia minuman keras ini untuk menekan angka kriminalitas menjelang Bulan Suci Ramdhan 1441 H.” Tutup Kabid.

Barang Haram sebanyak 1515 Botol/kaleng di Angkut menggunakan truk dan di bawa Ke posko Ops pekat dan didata serta untuk penindakan selanjutnya.(Wtftt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *