HJT ke-910 Kota Tidore, Walikota Tidore Ikut Bawa Paji Buldan Tidore dalam Prosesi Perjalanan Paji Nyili-Nyili

Bagikan Informasi

Tidore – Perayaan Hari Jadi Tidore (HJT) ke 910 masih terus berlanjut. Kali ini telah digelar Prosesi Perjalanan Paji Nyili-Nyili. Selasa (11/04/18) malam.

Perjalanan Paji Nyili-Nyili adalah perjalanan keliling pulau di darat dengan formasi perang menceritakan revolusi Sultan Nuku. Salah satu tadisi asli asal Tidore ini terus dilaksanakan tiap tahunnya saat berlangsung peringatan Hari Jadi Tidore.

Prosesi perjalanan Paji Tersebut dilaksanakan secara bersamaan dari 4 Titik Perjalanan Paji yakni Kel. Gurabunga Kec. Tidore, Kel. Mareku Kec. Tidore Utara, Kel. Jiko Cobo Kec. Tidore Timur dan Pulau Mare Kec. Tidore Selatan.

Titik pertemuan perjalanan Paji dari Gamrange yakni Weda, Patani, Maba, dan Nyili Gulu Gulu di daratan Oba pelaksanaannya di kemas dalam bentuk prosesi Perjalanan Paji Buldan Kesultanan Tidore dari ke 4 titik perjalanan tersebut menuju Kadato Kie Kesultanan Tidore.

Prosesi ini dimulai dengan melewati perkampungan dalam wilayah Kota Tidore dengan prosesi perjalanan, penerimaan, dan penyerahan dari masing-masing Ngofa Sedano (anak cucu) Sangaji, Gimalaha dan Fomanyira serta Masyarakat Adat Kesultanan Tidore, Pembacaan Borero Gosimo atau kerap disebut dengan pesan leluhur, dan Pembacaan Doa, yang dilaksanakan pada malam hari jelang Upacara Peringatan Hari Jadi Tidore (HJT) ke 910 pada tanggal 12 April di Kadato Kie Kesultanan Tidore.

Secara Umum Prosesi Perjalanan Paji Buldan Tidore dipusatkan di Pelabuhan Feri Kel. Rum Balibunga Kec. Tidore Utara Kota Tikep sebagai wilayah adat Sangaji Jiko Malofo ( Kel. Mareku) pada pukul 22.00 wit, dan dalam waktu yang bersamaan Prosesi perjalanan Paji tersebut dilepaskan dari ke 3 titik lainnya bergerak menuju Kadato Kesultanan Tidore.

Hadir dalam giat pelepasan Pasukan pembawa Paji Buldan Tidore yang di pusatkan di Kelurahan Rum Balibunga tersebut diantaranya Walikota Tikep Bpk. H. ALI IBRAHIM, MH., Wakil Walikota Tikep Bpk. MUHAMMAD SENEN, SE, Unsur MUSPIDA Kota Tikep, SKPD Kota Tikep, Camat Tidore Utara, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Acara pelepasan Perjalanan Paji Nyili-Nyili ini akan terus dilestarikan guna menjaga adat-istiadat Kota Tidore agar tetap bisa dinikmati oleh anak-cucu pada masa berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *