Divhumas Polri Gelar Anev dan Konsolidasi Multimedia yang Dihadiri Kabid Humas Polda se-Indonesia

Bagikan Informasi

Malut.polri.go.id-Polda Malut, Divisi Humas Polri menggelar acara analisa, evaluasi dan konsolidasi Multimedia Polri dengan tema “Starategi Manajemen Media Humas Polri  dalam Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020”. Kegiatan yang dihadiri seluruh Kabid Humas Polda se-Indonesia ini dilaksanakan di Hotel Kartika Chandra Jl. Jendral Gatot Subroto Jakarta Selatan, Rabu 11/12/19.

Acara dibuka dan diawali sambutan oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K., M.H.,  Juga dihadiri oleh Karo PID Divhumas Polri Brigjen Pol Drs. Syahardiantono M.Si., Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono S.I.K., M.Si.,  Para Kabag dilingkup Divhumas Polri, Para Kabid Humas jajaran polda, serta Para PPID Satker Mabes Polri.

“Humas Polri akan jadi fungsi utama seperti yang disampaikan pak Kapolri. Pak Kapolri ingin manajemen media lebih dimasifkan. Pendekatan dengan media mainstream, dengan masyarakat itu penting untuk menjaga Kamtibmas,” ungkap Kadivhumas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam sambutannya.

Kita ketahui Indonesia akan kembali menggelar Pilkada serentak pada tahun 2020. Penyelenggaran Pilkada serentak ini berpotensi menimbulkan konflik baik di dunia nyata maupun di dunia maya atau media sosial.

Berkaca pada Penyelenggaraan Pilpres 2019 yang muncul hoax di media sosial, Polri akan lebih memasifkan untuk mengontrol media sosial. Secara proaktif Humas Polri berperan dalam situasi ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan perkembangan media sosial memang menjadi perhatian serius bagi Polri sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Upaya pencegahan menjadi hal yang ditegakkan guna mengontrol isu-isu yang berkembang di media sosial.

“Banyak orang atau organisasi yang merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan yang tendensius atau memojokkan, termasuk Polri. Perkembangan media sosial memang menjadi ancaman yang nyata yang berimbas pada dunia nyata,” tutur mantan Wakapolda Jatim itu.

“Polri menyikapi kondisi tersebut dengan upaya pencegahan yaitu dengan suatu pola penanganan dari tindakan reaktif menjadi proaktif. Sehingga akan tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif,” sambungnya.

Jenderal Bintang Dua itu inginkan peran Humas Polri lebih masif. Tak hanya menekan isu negatif dan mengangkat berita positif, melainkan juga mengelola isu di media sosial.

“Ini tak lepas agar kepercayaan publik terhadap Polri tetap terjaga dan terus meningkat. Ini juga bagian dari salah satu program prioritas Kapolri,” jelas mantan Karo Penmas Divhumas Polri tersebut.(Wtftt/Humas Polri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *