Dit Res Narkoba Polda Malut Musnakan 2,48 Kilogram Ganja dan 322,54 Gram Shabu

Bagikan Informasi

malut.polri.go.id- Sebanyak 2,48 Kilogram Ganja dan 322,54 gram Shabu dimusnahkan Polda Maluku Utara dalam hal ini Dit Resnarkoba bersama-sama dengan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Kejaksaan Negeri Ternate dan Pengadilan Negeri Ternate.

Pemusnahan tersebut dilaksanakan di Aula Kieraha Polda Maluku Utara yang dihadiri oleh Dir Resnarkoba Polda Maluku Utara, Kabidhumas Polda Maluku Utara, Aspidum Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Panitera Pengadilan Negeri Ternate. Kamis 22/10/20.

Dir Resnarkoba Polda Maluku Utara Kombes Pol. Setiadi Sulaksono, S.I.K., M.H. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, Pemusnahan Barang bukti tersebut berdasarkan 5 (Lima) Surat Penetapan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dengan Nomor : B/1938/Q.2.10/Enz.1/10/2020, B/1939/Q.2.10/Enz.1/10/2020, B/1940/Q.2.10/Enz.1/10/2020, B/1941/Q.2.10/Enz.1/10/2020, B/1942/Q.2.10/Enz.1/10/2020 yang ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri Ternate Jaksa Utama Pratama Pendi Sijabat, S.H., M.H. selaku Penuntut umum tertanggal 20 Oktober 2020.

Lanjutnya, total barang bukti yang dimusnahkan yakni Ganja dengan berat 2,480 Gram dan Shabu dengan berat 322,54 gram yang merupakan barang sitaan Narkotika dari 6 (Enam) Tersangka dengan inisial DS, AP, A, DKK, RI,FJ, pada periode bulan Agustus dan September 2020.

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika jenis Shabu dilakukan dengan cara dicampur dengan air dan di blender kemudian dibuang di saluran pembuangan WC, selanjutya untuk Barang bukti Narkotika jenis Ganja dilakukan dengan cara dibakar di Lapangan Apel Polda Maluku Utara.

Kabidhumas Polda Maluku Utara AKBP ADIP ROJIKAN, S.I.K., M.H. yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, hal ini merupakan Komitmen Polda Maluku Utara bersama dengan instansi terkait dalam memberantas Narkotika di Maluku Utara.

“Perintah Bapak Kapolda jelas dan tegas, untuk tidak pandang bulu dalam hal pengungkapan kasus Narkoba, Kita akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku”. Tutup Kabidhumas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *