19 Mahasiswa Diamankan Polisi Saat Aksi Unjuk Rasa UU Omnibus Law

Bagikan Informasi

malut.polri.go.id-Dalam aksi unjuk rasa penolakan terhadap UU Omnibus Law yang dilaksanakan di beberapa titik di Kota Ternate tadi pagi yang dilakukan oleh mahasiswa se Kota Ternate sempat terjadi kericuhan, sehingga Polisi mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan, Selasa 13/10/20.

Personel Polri yang melaksanakan pengamanan Unjuk rasa di depan Kantor Walikota Ternate saat Terjadi Kericuhan berhasil mengamankan 19 (Sembilan belas) Orang massa aksi yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.

Kabidhumas Polda Maluku Utara menjelaskan 19 (sembilan belas) orang yang diamankan ini terdiri dari 13 (tigabelas) Mahasiswa, 2 (dua) Pelajar, dan 4 (empat) Masyarakat.

“Ke 19 (Sembilan belas) orang ini sementara di amankan di Kantor Ditreskrimum Polda Maluku Utara dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan para pelaku tidak ada penangguhan penahanan”. Tegas Kabidhumas

Adapun ke 19 (sembilan belas) orang tersebut dengan inisial FU (19) Mahasiswa, JIA (24) Pedagang Kopi, MRA (19) Mahasiswa, MRG (23) Mahasiswa, IM (24) Mahasiswa, RMH (24) Penganguran, HBH (20) Mahasiswa, RB (17) Pelajar, LW (24) Mahasiswa, AR (20) Penganguran, UA (25) Mahasiswa, AFY (21) Penganguran, GA (21) Mahasiswa, MH (19) Mahasiswa, MI (18) Mahasiswa, GW (19) Mahasiswa, MA (19) Mahasiswa, AS (19) Mahasiswa, dan FB (18) Pelajar.

Kabidhumas juga menghimbau kepada Masyarakat, khususnya Mahasiswa, buruh yang melaksanakan aksi unjuk rasa menyampaikan pendapat di muka umum agar dalam melaksanakan kegiatan tersebut tidak membuat situasi menjadi anarkis. “Lakukan unjuk rasa penyampaian pendapat di muka umum dengan tertib, jangan menyebabkan kericuhan yang pada akhirnya mengganggu ketertiban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *