PROMOTER PROFESIONAL, MODERN DAN TERPERCAYA Polres Ternate dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bershalawat Untuk Kedamaian dan Persatuan NKRI | Situs Resmi Polda Maluku Utara
BERITA TRENDING TOPIKINFORMASI TERBARU

Polres Ternate dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bershalawat Untuk Kedamaian dan Persatuan NKRI

Humas Polres Ternate

Bagikan Informasi

Humas Polres Ternate – Bertempat di halaman parkir Masjid Raya Al- Munawar Kel. Gamalama Kec. Ternate Tengah telah dilaksanakan kegiatan Polres Ternate dan GP Ansor bershalawat dalam rangka memperingati Harlah Ansor ke-84 dan Isra’ Mi’raj dengan tema, “Indahnya Kebersamaan dalam Kedamaian dan Persatuan pada Bingkai NKRI”.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara GP Ansor Kota Ternate dengan Polres Ternate. Acara ini, selain diisi dengan kegiatan shalawat juga diisi dengan dialog mengenai kerukunan dan kedamaian dalam momen pesta demokrasi Pilkada Malut 2018 yang menghadirkan empat orang pembicara yaitu AKBP Azhari Juanda, SiK., Kapolres Ternate,
H. Sarbini Sehe, S.Ag., M.Pd, Ketua PW NU Maluku Utara, Drs. H. Adam Ma’rus, M.Pd.I, Kepala Kemenag Kota Ternate, dan DR. H. Salman Hi.Ahmad, M.Pd, Rektor IAIN Kota Ternate. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danramil Kota Kapten Inf. Teguh (mewakili Dandim 1501 Ternate), Ketua GP Ansor Kota Ternate Bapak Rahdi Anwar, S.Pd, yang mewakili Ketua KPU Kota Ternate Bapak Kuad Suwarno, yang mewakili Ketua Panwaslu Kota Ternate, Ketua BKM Al-Munawar H. Muksin BSA, Jogugu Kesultanan Ternate H. Zulkiram, yang mewakili Ketua KNPI Kota Ternate, Majelis Taklim, anggota Polres Ternate, anggota Banser dan para tamu undangan.

Pada kesempatan dialog, Kapolres Ternate menyampaikan bahwa bangsa Indonesia dibangun di atas perbedaan-perbedaan yang disatukan dalam satu semangat Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu, yakni satu Indonesia. Dan biasanya, setiap momen pesta demokrasi maka kerukunan dan persatuan kita akan diuji.

Oleh sebab itu, mari kita tetap jaga kerukunan, jangan biarkan momen Pilkada justru mencerai beraikan kita hanya karena beda pilihan, beda warna atau beda idolanya. Kita boleh berbeda namun kerukunan dan persatuan adalah yang paling utama. Mari kita wujudkan Pilkada Malut yang berkualitas dan bermartabat sehingga akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan bermartabat juga. Oleh sebab itu, pihak penyelenggara, pihak pengawas, pihak keamanan, peserta pilkada dan seluruh elemen masyarakat harus benar-benar profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing baik secara tugas dan tanggung jawab maupun secara moral. Selain itu, Kapolres menyampaikan bahwa pada dasarnya Pilkada bukanlah PERTARUNGAN (berhadapan satu sama lain) antar Paslon atau para pendukung Paslon, melainkan sebuah PERLOMBAAN (beriringan), perlombaan untuk merebut hati rakyat dengan cara-cara yang berbudaya dan beretika.

Kapolres Ternate melanjutkan, mulai sekarang mari kita mulai untuk tidak menggunakan istilah MENANG atau KALAH dalam Pilkada, karena dalam peraturan perundang-undangan tidak dikenal istilah menang atau kalah melainkan TERPILIH atau TIDAK TERPILIH, oleh sebab itu “Saya mengusulkan kepada KPU Kota Ternate, jika nanti akan melaksanakan deklarasi maka buatlah deklarasi siap serpilih dan siap tidak terpilih”, ujar Kapolres.

Pesan saya yang terakhir, mari bersama kita tolak dan lawan berita hoax, politisasi SARA, politik uang, fitnah dan ujaran kebencian, agar Pilkada Malut berjalan dengan rukun, aman dan damai, himbau Kapolres. Kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi Pilkada damai oleh Kodim 1501 Ternate, Polres Ternate, Panwaslu Kota Ternate, KPU Kota Ternate dan GP Ansor Kota Ternate.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close